Pemodelan Limpasan Permukaan dan Risiko Banjir
Pendahuluan
Perubahan iklim menyebabkan pola curah hujan yang semakin tidak menentu. Studi ini bertujuan membangun model hidrologi sederhana namun akurat untuk memprediksi volume limpasan permukaan (*runoff*) pada berbagai skenario curah hujan ekstrem.
Analisis Data
Kami menggunakan metode *Soil Conservation Service Curve Number* (SCS-CN) yang diintegrasikan ke dalam lingkungan GIS. Parameter kunci yang digunakan meliputi:
- Grup Hidrologi Tanah (HSG) berdasarkan tekstur dan laju infiltrasi.
- Penggunaan Lahan aktual untuk menentukan nilai Curve Number (CN).
- Data curah hujan harian maksimum tahunan.
Kesimpulan
Model ini berhasil mengidentifikasi sub-sub DAS yang menyumbang debit banjir terbesar. Informasi ini vital bagi perencana wilayah untuk menempatkan infrastruktur pengendali banjir (seperti embung atau sumur resapan) di lokasi yang paling efektif.