Banyak instansi masih terjebak menyimpan file Shapefile (.shp) yang berceceran di berbagai flashdisk atau komputer lokal. Ketika diminta menyajikan data ke publik, mereka sering kali bergantung pada solusi berbayar mahal yang membatasi inovasi.
Tumpukan Teknologi (Tech Stack) Masa Depan
Di Lontara, kami mempromosikan arsitektur berbasis open-source yang bebas lisensi mahal namun memiliki keandalan kelas Enterprise. Komponen utamanya meliputi:
- PostgreSQL + PostGIS (Database Layer): Menyimpan data vektor secara terpusat. PostGIS memungkinkan kita melakukan kueri keruangan langsung di dalam database (misalnya: "Berapa luas lahan S1 yang beririsan dengan kawasan hutan lindung?").
- GeoServer (Middleware/Map Server): Bertugas merender data dari database menjadi layanan standar web seperti WMS (Web Map Service) atau WFS (Web Feature Service).
- React / Vue + OpenLayers (Frontend Layer): Menampilkan antarmuka interaktif yang indah, mulus, dan responsif di berbagai perangkat.
Kemandirian Data Instansi
Dengan mengadopsi arsitektur ini, institusi dapat mengembangkan Geoportal sendiri, memfasilitasi integrasi "Kebijakan Satu Peta", dan memiliki kontrol penuh 100% atas aset data spasial sensitif mereka.